BLACKINNOVATIONAWARDS
HOME NEWS DETAILS
Penjurian BIA 2010 Masuki Tahap II
post date : 18 June 2010 Bookmark and Share

Penjurian tahap kedua ajang kreatifitas Black Innovation Awards (BIA) kembali digelar. Kali ini para juri akan menentukan 20 karya terbaik dari 50 karya finalis yang lolos seleksi tahap pertama. Para juri terlihat begitu serius menilai karya-karya yang ada demi mendapatkan finalis briliant tampil dengan inovasi baru yang belum pernah ada sebelumnya. Penjurian digelar, Selasa (15/6) dimulai tepat pukul 10 Wib di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan.

Penjurian tahap dua ini dihadiri ketujuh juri seperti Yoris Sebastian, Bre Redana, Ade Dharmawan, Leo Theosubrata, Agni Pratistha, Zinia dan Emir Hakim. Ketujuh juri ini semakin dituntut ketelitiannya dalam menilai karya yang masuk. Seperti yang diutarakan salah satu juri Ade Dharmawan yang menilai karya yang masuk tahun ini lebih hati-hati sehingga juri lebih sulit untuk memilih. "BIA sudah memasuki tahun ke empat jadi keliatan banget secara visual baik dan juga semakin hati-hati, ngejuriinnya juga semakin susah karena kita gak mau ngulang pencapaian sebelumnya." ujar Ade.

Hal senada juga diungkapkan juri lainnya, Yoris Sebastian. Ia menilai karya yang masuk semakin bagus dan layak diproduksi massal. "Karyanya semakin bagus, makin mungkin diproduksi massal." ungkap Yoris. Pria yang sudah menjadi juri BIA selama 4 tahun ini cukup puas dengan karya yang ada meski sedikit kecewa karena karya yang ada kurang variatif. "Saya seneng karena semakin baik desainnya, aplikasinya jadi nanti kalau masuk final saya yakin bisa diproduksi massal cuma masalahnya apakah industri mau memberi kesempatan inovator muda ini." ungkapnya.

Setelah mengerucutkan 50 karya terbaik terpilih maka proses selanjutnya adalah presentasi para kreator dari 20 finalis terpilih dihadapan juri dan tim mock up. "Nantinya 20 finalis akan presentasi dihadapan juri dan tim mock up. Mereka akan mengkonsultasikan karya mereka dan kita akan kirim ke tim mock up, maka setelah itu akan ada penilaian mock up untuk mencari 4 karya terbaik ." jelas Reza Afisina selaku Artistic Creative Director BIA 2010.

Terkhusus untuk BIA 2010, seleksi untuk mendapatkan 20 finalis menjadi jauh lebih ketat. Setelah tiga tahun bergulir dan memasuki tahun ke empat, proses penyeleksian juga melibatkan konsultan Hak Kekayaan Intelektual Indonesia (HKI) dan ini baru pertama kali dilakukan. Asung juga menambahkan kalau tugas tim HKI ialah memantau apakah dari ke-50 sudah dapat lolos seleksi HKI untuk kemudian dinilai oleh dewan juri. "Menurut riset hak cipta, karya ini masih dibilang inovasi, inventif,  pengembangan jadi kita kategorikan masih bisa dinilai juri. Sejatinya presentasi dihadapan juri dan tim mock up akan diselenggarakan sepuluh hari kedepan " ujarnya seraya menutup percakapan[sp/timABT]
FORUM
BLOG