BLACKINNOVATIONAWARDS
HOME NEWS DETAILS
What They Said : Lebih Sering Diadakan
post date : 05 February 2010 Bookmark and Share

Antusias peserta Talk Show BIA Goes to Campus yang rata-rata dipenuhi oleh mahasiswa ini sangat terasa. Ini dibuktikan mulai dari antrian yang terlihat saat para mahasisiwa mengisi daftar hadir, tidak hanya itu saja respon positif pun banyak dikeluarkan oleh peserta ketika MC memberikan waktu untuk bertanya kepada pembicara namun antusias tersebut kurang lengkap rasanya jika kita belum mengetahui sejauh mana menariknya event ini di mata mereka. Di sela-sela acara kami berhasil mewawancarai 4 orang mahasiswa.
   

Grace dan Deby
Mahasiswi Fakultas Biologi Universitas Kristen Duta Wacana ini berpendapat, "Menurut saya menarik. Kebanyakan orang malas membuatnya sekarang kalau pada ikut-ikutan acara kaya begini jadi pada inovasi terus sampai gak membuat desain-desainnya doang. Melalui acara ini mendukung orang berinovasi soalnya kaya tadi kita ngeliat yang di Atrium itu tuh sederhana contohnya kaya tempat sampah kita gak kepikiran kalau untuk membuat tempat sampai berbagai ukuran," ungkap keduanya sambil bersaut-sautan. Sedangkan mengenai ke empat orang pembicara yang mengisi acara Talk Show ini Deby mengaku, "Yang HKI sangat menarik soalnya baru mengerti juga kemaren-kemaren baru denger-dengar aja kasus, sekarang lebih jelas lagi aja, lagian pembicaranya gak kaku". Untuk harapan kedepan mereka mengatakan, "Publikasinya kurang ya, lebih bagus terus soalnya jarang kampus kita masuk yang kaya gini tuh jarang baru kali ini," kata keduanya.

Clean Band
Nah kalau yang satu ini komentar datangnya dari vokalis band Clean yang pada kesempatan kali ini kedatangan band tersebut sebagai bintang tamu event BIA. Event BIA Goes To Campus menurut Whidas, "Mendukung dan seneng banget kreativitas muda Jogja bisa tersalurkan dan dinilai dapat award. Bagus dan tetep diterusin aja kaya gini," ungkapnya. Mengenai pembicara dia mengaku, "Pembicaranya bagus buat influence kita para muda2 buat kita jadi tambah bisa berkarya lebih bagus," katanya. Diakhir perbincangan, ia mengungkapkan harapannya, "Harapan kedepan untuk BIA tetap terus jangan sampai berhenti disini karena kalau bukan yang ngadain Djarum siapa lagi. Jadi buat anak muda kita butuh yang gini," ujarnya.

Desy
Masih dari mahasiswi kampus yang sama namanya Desy, mahasiswa desain produk yang kental dengan logat Jawa ini mengaku acaranya menarik, "Bagi desain produk ini mungkin menambah suatu dukungan agar kita lebih semangat lagi kuliah dan menambah inovasi dalam pembelajaran," katanya. Di sisi lain mengenai pembicara Desy berpendapat, "Bagus lucu-lucu menarik dan berkompenten". Untuk kedepannya Desy berharap, "Lebih rame lebih sering diadakan".  [san/timBIA]

FORUM
BLOG